Showing posts with label Darah Tinggi. Show all posts
Showing posts with label Darah Tinggi. Show all posts

6.6.17

16 Makanan penyebab darah tinggi. Hindari Sekarang Juga Jangan Sampai Menyesal..!!

Makanan Penyebab Darah tinggi


Darah tinggi atau hipertensi adalah penyakit yang bisa mengakibatkan komplikasi dan memunculkan penyakit-penyakit lain. Penyakit stroke atau penyakit jantung bisa dipicu oleh adanya penyakit darah tinggi. Terkecuali dua penyakit itu. Darah tinggi dapat juga bisa menjadi penyebab terjadinya kegagalan fungsi ginjal. 

Nah, pasti anda tidak mau menanggung derita penyakit darah tinggi yang menyeramkan ini tentunya. Karenanya, anda sudah semestinya mengetahui sebagian info utama tentang beberapa makanan yang bisa jadi penyebabnya darah tinggi. Nanti anda bisa kurangi mengkonsumsi beberapa makanan itu. Makanan Pemicu darah tinggi antara lain : 

Type Makanan Asli 


1. Garam 

Garam serta sodium adalah musuh paling utama kesehatan manusia terutama bila anda menginginkan melindungi diri dari hipertensi atau darah tinggi. Bila tekanan pada darah telah meraih 120 per 80 mmHg yang merupakan batas maksimal keadaan normal, anda tetap harus mewaspadai konsumsi garam. 

Untuk jadi menu keseharian dari sarapan, makan siang ataupun makan malam. Serta harus dilakukan dengan cara yang ketat agar garam tidak menimbulkan masalah bagi kesehatan anda. terutama dalam pencegahan penyakit darah tinggi. 

Dianjurkan untuk anda baik yang telah pra hipertensi atau yang masih dalam keadaan darah yang normal, untuk hindari mengkonsumsi makanan paket serta beberapa makanan yang di jual direstoran. Selain itu juga, garam dapat membuat tubuh mudah merasa lapar hingga porsi makan bisa bertambah. 

2. Gula 

Gula telah di kenal jadi penyebabnya obesitas dan menjadi makanan pantangan yang utama bagi pasien diabetes. Gula dalam jumlah spesifik memanglah diperlukan untuk badan. tetapi bila dalam jumlah yang terlalu berlebih, pasti akan menimbulkan masalah bagi kesehatan tubuh kita.

Pada kondisi seseorang yang obesitas, umumnya juga diketemukan tekanan pada darah yang tinggi, hingga disebutkan gula begitu erat dengan hipertensi atau penyakit darah tinggi. 

Dianjurkan untuk membatasi jumlah konsumsi gula yang dikonsumsi. Cukup optimal enam sendok teh saja sehari-harinya untuk mengkonsumsi gula ini. 

3. Daging Merah 

Sebagian besar orang baik dewasa maupun anak-anak suka pada olahan yang terbuat dari daging, baik itu dari daging kambing atau daging sapi. Daging merah ini dapat jadi penyebab meningkatnya tekanan pada darah. Sebaiknya Kurangi mengkonsumsi daging merah agak tekanan pada darah tetap normal dan terjaga kesehatannya. 

4. Kulit Ayam 

Kulit ayam yang digoreng garing dengan bumbu atau kulit ayam yang digoreng yang umum dihidangkan di restoran jadi favorite beberapa orang. Tetapi, kulit ayam nyatanya memiliki kandungan banyak lemak/minyak jemu.

Lemak/Minyak jemu ini merupakan salah satu dari penyebab munculnya penyakit hipertensi. Bahkan juga seseorang yang telah didiagnosa positif hipertensi sangat tidak diijinkan untuk konsumsi olahan kulit ayam berbentuk apapun. 

Lemak jemu atau lemak trans yang ada didalam kulit ayam juga kebalikan dari makanan rendah cholesterol. Jumlah cholesterol jahat yang tinggi ini, menjadi faktor pemicu meningkatnya tekanan darah dalam tubuh sehingga menyebabkan terjadinya hipertensi (darah tinggi). Kondisi seperti ini dapat juga menghadap pada penyakit jantung koroner. 

Type Makanan Olahan 


5. Daging atau ayam beku 

Beli daging atau ayam yang telah berbumbu serta dalam kondisi beku benar-benar sangat praktis. Tetapi di balik itu semuanya nyatanya terdapat beberapa bahaya yang mengintai kesehatan anda serta keluarga.

Didalam daging ayam beku olahan yang telah dikemas misalnya, ada sekitaran lebih dari 800 miligram sodium. 


6. Sayur serta Buah-Buahan Kaleng 

Sayur atau buah-buahan memanglah dapat jadi sumber nutrisi yang begitu baik untuk kesehatan, buah dan sayur sebagai penyempurna nutrisi makanan. Hal semacam ini tidak berlaku pada sayur atau buah yang telah didalam kaleng.

Untuk beberapa orang yang mempunyai tingkat aktivitas tinggi buah atau sayur kaleng memanglah dapat jadi alternatif agar lebih mudah mengkonsumsi nya. 

Tetapi, didalam sayur serta buah kalengan ada banyak kandungan bahan pengawet, bumbu dan sodium yang tentunya berbahaya bagi kesehatan.Sebaiknya kurangi bahkan bila perlu hindari mengkonsumsinya. 


7. Mie Instan 

Konsumsi mie instan terus-terusan sangatlah tidak baik bagi kesehatan. Penyakit ginjal sampai hipertensi dapat muncul dari akibat mengkonsumsi mie instan yang terlalu berlebih. Mie instan serta kuahnya memiliki kandungan bahan pengawet yang banyak, bumbu serta sodium pada mie instan pun bisa menjadi pemicu tekanan darah menjadi tinggi. 

Jadi, Sebaiknya janganlah terus-terusan konsumsi mie instan meskipun dapat bikin kenyang dengan cepat, anda akan terasa lapar lebih cepat. 

8. Makanan Chinese 

Untuk anda yang suka makanan Chinese, Mulai saat ini akan lebih baik mulai kurangi mengonsumsi makanan ini. Saus yang dipakai pada beberapa makanan Chinese diduga memiliki kandungan banyak sodium.

Disebutkan kalau kecap serta saus teriyaki yang tentu kita temui dalam hidangan Chinese, di dalamnya ada lebih dari 1000 miligram sodium dalam satu sendok makan saja. 

Bila memanglah menginginkan tetaplah konsumsi makanan Chinese, bisa memesannya dengan saus dipisahkan dari makanan paling utama. Sehingga lebih mudah mengontrol konsumsi saus ini agar bisa menghidari kadar garam sodium yang tinggi. 


9. Juice Kalengan 

Kandungan gizi tomat memanglah telah tidaklah perlu diragukan lagi untuk kesehatan. Tetapi dijadikan juice tomat kalengan justru bisa menimbulkan bahaya untuk kesehatan karena banyak terkadung sodium di dalamnya.

Satu cangkir saus tomat memiliki kandungan sodium lebih dari 700 miligram. Satu jumlah spageti dengan penambahan daging serta saus tomat bahkan juga dapat memiliki kandungan sodium sekita 3000 miligram. Hal ini dapat berlaku pada product kalengan yang lain, seperti saus cabai,dll. 


10. Pitzza 

Pitzza yaitu bentuk makanan junk food yang banyak disukai orang-orang dari seluruh dunia tidak kecuali orang-orang Indonesia. Adonan pitzza yang dipadukan dengan keju, saus tomat serta daging olahan pasti adalah satu hidangan yang bakal menggugah selera siapa juga.

Tetapi haruslah diwaspadai, kombinasi dari topping seperti keju yang memiliki kandungan banyak lemak jahat, saus tomat atau daging olahan bakal punya pengaruh pada kesehatan terutama dalam kasus pemicu meningkatnya tekanan darah hingga menimbulkan penyakit hipertensi (darah tinggi). 

Supaya anda dapat tetap menikmati pitzza yang sehat serta nikmat, anda dapat coba membuatnya sendiri dirumah. pakai topping keju yang rendah lemak, pakai juga daging rendah lemak dan memperbanyak sayuran di dalamnya. Pizza sehat juga bisa anda nikmati tanpa ada rasa cemas akan munculnya penyakit darah tinggi. 

11. Minuman Kemasan 

Produk minuman kemasan sudah menjadi trend bahkan sekarang ini menjamur beragam product minuman kemasan bukan hanya hadal wadah kaleng, dengan beragam jenis rasa yang di tawarkan.

Bukan rahasia lagi jika product kemasan ini memakai pemanis buatan dan berbagai jenis bahan kimia dan pengawet. Dan tentunya hal itu menjadi penyebab munculnya berbagai penyakit terutama penyakit darah tinggi. 

Anda dapat tetap dapat menikmati meminum minuman tersebut, hanya saja sangat tidak di anjurkan jika di konsumsi terlalu sering dan terlalu banyak. akan lebih sehat jika anda membuat sendiri minuman sehingga bisa bebas pengawet dan bisa menghindari pemanis buatan dan bahan berbahaya lainnya.  


12. Acar 

Garam kerap dipakai dalam pengawetan satu bahan makanan. Garam menjadi bahan pengawet alami bagi makanan hingga makanan itu dapat tahan kurun waktu yang lama. Walaupun timun dan wortel masuk dalam kategori makanan sehat.

Tetapi ketika sudah di buat menjadi acar menjadi akan menjadi makanan yang justru memiliki bahaya bagi kesehatan. Dalam pembuatan acar timun dan wortel ini direndam dalam air garam, sehingga membuat keduanya memiliki kandungan sodium yang tinggi dan menyebabkan timbulnya penyakit darah tinggi jika sering di konsumsi.


13. Kopi serta Minuman Bersoda 

Kopi mempunyai banyak kandungan cafein yang tinggi. Zat cafein ini adala salah satu dari sekian banyak penyebab terjadinya penyakit darah tinggi. Seperti halnya kopi, minuman yang lain yang juga memiliki banayk kandungan cafein yaitu minuman bersoda.

Jadi bila anda suka mengkonsumsi kopi atau minuman bersoda, mulai sekarang kurangi rutinitas ini karna kandungan dalam keduanya bisa tingkatkan menjadi pemicu tekanan darah menjadi naik. 


14. Alkohol 

Menurut Mayo Clinic, minuman mengandung alkohol bak pedang bermata dua. Ini karna, di satu segi alkohol dalam jumlah yang rendah bisa turunkan tekanan pada darah, tetapi meminum minuman alkohol dengan jumlah yang banyak justru sangat berbahaya dan bisa tingkatkan tekanan pada darah. 

Mengkonsumsi alkohol juga dapat menyebabkan berat tubuh meningkat sehingga mengakibatkan obesitas. Obesitas ini merupakan satu diantara penyebab paling utama munculnya penyakit darah tinggi. 


15. Makanan Cepat Saji 

Makanan cepat saji atau lebih populer dikenal dengan sebutan ‘fast food’ mengandung banyak lemak jahat. Sehingga makanan ini sangat bisa menyebabkan naiknya tekanan darah. Di negara Anerika banyak warganya yang terkena penyakit darah tinggi dan obesitas lebih sering disebabkan oleh fast food ini.

Lemak trans dalam makanan ini lebih mudah memicu obesitas pada tubuh. Seperti halnya kita ketahui kalau obesitas menjadi jalan adanya hipertensi (penyakit darah tinggi). 


16. Daging Kemasan 

Makanan atau daging yang dikemas telah di proses atau telah di beri bumbu, penyedap serta lain, termasuk pengawet dan sodium. Sodium dengan kadar tinggi mejadi musuh bagi kesehatan, teruama sebagai penyebab terjadinya penyakit darah tinggi.

Satu per dua ons daging olahan yang anda mengkonsumsi waktu makan siang dapat memilik kandungan lebih dari 500 mg sodium. Hal ini tentunya sangat tidak baik untuk kesehatan

Seandainya anda mengkonsumsi daging kemasan dalam jumlah besar atau sering setiap harinya, Baik itu Kornet, Sosis, Ikan Kaleng, Sarden, dll. Berapakah sodium yang masuk ke pada badan anda? 


Cara Menghindari Makanan Penyebab Darah Tinggi 


Garam serta Sodium. Semuanya makanan yang memiliki kandungan garam terlalu berlebih mesti anda cermati supaya tidak beresiko kritis. Penyakit darah tinggi sudah menjadi masalah kesehatan global di seluruh dunia. Di Amerika, pasien darah tinggi mencapai lebih dari 1/4 penduduknya. Sedang di Indonesia kasus penderita darah tinggi mencapai 30% dari total jumlah penduduknya .

Lebih dari satu milyar orang dari seluruh dunia menderita penyakit hipertensi (darah tinggi). Pada beberapa kasus komplikasi penyakit ini memnjadi momok menakutkan karena mejadi awal munculnya berbagai penyakit berbahaya seperti gagal ginjal, gagal jantung, stroke hingga kematian.

Untuk itu Waspadai gejalanya dan hindari penyebabnya dari sekarang. Termasuk ada makanan yang anda konsumsi.

Untuk anda yang ingin sehat baiknya melakukan hal berikut ini : 


Jangan biasakan Makan di Luar. Makanan cepat saji mempunyai kandungan garam/sodium yang tentu tinggi yang membuat tensi anda naik dan lebih tinggi. 
Sebaiknya masak sendiri dirumah. Masak sendiri di rumah mempunyai beragam keunggulan untuk kesehatan. 
Aturlah kandungan garam di setiap masakan anda. Baiknya anda mulai mengatur mengkonsumsi garam agar tidak berlebihan. 
Mie Instan. Pastinya beresiko serta jangan sampai sekali-kali mengkonsumsi mie instan bila anda menderita penyakit darah tinggi. 
Hindari atau kurangi kebiasaan mengkonsumsi makanan serta minuman kemasan.


SEMOGA BERMANFAAT

JANGAN LUPA SHARE..!!

Waspada..!! Penyakit Hipertensi Pulmonal Bisa Menyebabkan Kematian



Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi) seperti yang sudah sangat dikenal oleh sebagian orang. penyakit Hipertensi ini adalah satu diantara penyakit jantung terbentuk karena adanya tekanan yg tinggi pada aliran/peredaran darah. Akan tetapi tidak sama dengan hipertensi pulmonal di mana penyakit ini sendiri adalah satu masalah yang berlangsung pada pembuluh arteri pada bagian paru-paru. Untuk mengetahui secara lengkap mengenai Hipertensi Pulmanal, mari simak artikel ini. 

Hipertensi pulmonal yaitu satu keadaan di mana adanya masalah pada pembuluh arteri pada bagian paru-paru yang menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan pada aliran darah dalam tubuh.  

Jantung sendiri mempunyai dua segi yakni bagian kanan serta kiri. Di bagian kanan, jantung bakal memompa darah dari ventrikel kanan menuju ke paru-paru untuk memperoleh beberapa oksigen. Lalu darah bakal kembali lewat bagian jantung sebelah kiri serta barulah darah akan di pompa dan dialirkan ke seluruh bagian tubuh. 

Biasanya tekanan yang terjadi pada darah menuju ke paru-paru bisa disebutkan cukup rendah di banding desakan sistolik serta diastolik. Hal semacam ini karena jarak dari jantung menuju ke paru-paru cukup dekat. 

Tetapi, jika arteri pada paru-paru telah berubah menjadi sempit maka proses pemompaan darah tidak optimal dan darah tidak bisa dialirkan seperti keadaan normal. Adanya penyempitan ini bisa menyebabkan darah menumpuk serta menghimpit dinding pembuluh darah. Keadaan seperti inilah yang menyebabkan dan memicu terjadinya hipertensi pulmonal atau hipertensi paru

Jika hal ini tidak segera di atasi, besar kemungkinan keadaan ini bisa menyebabkan melemahnya otot jantung pada bagian kanan atau bahkan juga bisa alami kegagalan manfaat, dengan kata lain akan mengalami yang disebut gagal jantung. 

Tanda-tanda Hipertensi Pulmonal 

Biasanya penderita Hipertensi Pulmonal pada awalnya sering tidak menyadari bahwa dirinya menderita ganguan/penyakit tersebut.Banyak faktor yang membuat penderita tidak mengetahui keberadaannya, dan lebih sering di akibatkan karena kurangnya pengetahuan dan tidak tau tanda dan ciri adanya hipertensi pulmonal dalam tubuh. 

Oleh karena itu kita harus mengetahui tanda dari adanya penyakit hipertensi pulmonal ini. Pada umunya penderita akan mendapati keadaaan seperti berikut ini : 

  • Pusing atau sakit kepala 
  • Sesak napas atau napas putus-putus waktu beraktivitas fisik 
  • Nyeri di bagian dada 
  • Gampang lelah 
  • Tubuh merasa lemas 
  • Ada pembengkakan pada pergelangan atau ruang kaki 
  • Pingsan 
  • Hilangnya nafsu makan 
  • Ada sianosis atau timbulnya warna kebiruan di bagian kulit atau bibir 


Jika anda merasakan tanda-tanda seperti yang sudah dijelaskan, akan lebih baik jika segera memeriksakan diri secara medis agar bisa segera ditangani jika sudah terdiagnosa positif adanya penyakit hipertensi pulmonal.

Penanganan yang terlambat bisa memicu terjadinya komplikasi penyakit yang membuat keadaanya semakin kronis. 


Ada banyak komplikasi yang bisa terjadi akibat dari hipertensi pulmonal ini, diantaranya : 


  • Hemoptysis yaitu keadaan di mana terjadinya batuk darah, hal ini disebabkan adanya perdarahan pada paru-paru. 
  • Ada penggumpalan darah pada pembuluh darah kecil di paru-paru. Keadaan ini bisa menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah yang sudah alami penyempitan karena hipertensi paru tersebut. 
  • Pembengkakan atau kegagalan manfaat pada jantung (gagal jantung). Keadaan ini bisa disebabkan kerena beban kerja jantung makin besar dan berat. 


Penyebab Hipertensi Pulmonal 


Berdasakan penyebabnya, hipertensi pulmonal dibagi jadi dua, yakni hipeternsi pulmonal idiopatik serta sekunder. Hipertensi pulmonal idiopatik yaitu biasanya penyebabnya tidak di ketahui dengan cara tentu. 

Tetapi hal semacam ini bisa disebabkan dari ada aspek genetik yang berbentuk dari faktor keturunan. Di mana keadaan arteri condong menyempit yang menyebabkan ada tekanan/desakan pada dinding pembuluh darah itu. 

Sedang hipertensi pulmonal sekunder berlangsung akibatnya karena ada keadaan medis lain yang mengakibatkan terjadinya penyempitan atau bahkan juga rusaknya pada dinding pembuluh darah. 

Hipertensi pulmonal atau paru bisa dikarenakan oleh sebagian keadaan, sebagai berikut : 


  • Emboli paru atau ada pembekuan darah pada paru-paru 
  • Cacat jantung bawaan mulai sejak lahir 
  • Adanya penyakit autoimun yang bisa menyerang paru-paru, seperti penyakit rheumatoid arthritis 
  • Adana infeksi HIV 
  • Adanya masalah dan kerusakan fungsi pada jantung bagian kiri seperti adanya kerusakan fungsi pada bilik kiri jantung serta adanya kerusakanfungsi pada katup jantung 
  • Penyakit pada paru-paru, seperti emfisema atau ada obstruksi kritis pada paru-paru, fibrosis pulmonal, serta sleep apnea atau masalah tidur 
  • Konsumsi obat-obatan tertentu 
  • Pada bayi yang baru lahir dapat juga alami keadaan ini karena paru-paru bayi yg tidak berkembang dengan baik atau keadaan yang terkait dengan hipoglikemia, sepsis, dan sindrom masukan mekonium (bayi yang hirup plasenta dan kotorannya). 



Penyebab lainnya yang menjadi pemicu penyakit Hipertensi Pulmonal ini semakin kronis antara lain :


  • Adanya Faktor Genetika dan riewayat kesehatan dalam keluarga, Biasanya dalam keluarga yang salah satu anggotanya keluarganya pernah menderita hepertensi pulmonal akan lebih beresiko dan mudah terkena penyakit ini. 
  • Aspek lingkungan. Seorang yang tinggal di dataran tinggi condong merasakan penyakit ini. 
  • Obesitas atau keunggulan berat tubuh. 
  • Konsumsi obat seperti metamfetamin di ketahui jadi penyebabnya hipertensi pulmonal. 
  • Ada masalah kesehatan lain seperti sindrom Eisenmeger adalah penyakit jantung bawaan yang mengakibatkan ada lubang besar pada ke-2 bilik jantung. 



Langkah Menyembuhkan Hipertensi Pulmonal 


Berdasarkan catatan medis beberapa keadaan tertentu masalah hipertensi pulmonal ini tidak bisa sembuh secara total, melainkan hanya sebagai pengurang rasa sakit dan pencegah agar tidak semakin parah. Biasanya akan di fokuskan pada penanganan dari segi penyebab munculnya penyakit tersebut.

Sebagian pilihan obat yang mungkin saja bakal diresepkan oleh dokter salah satunya, yakni kelompok obat vasodilator (berperan memperlebar pembuluh darah), diuretik, antikoagulan, digoxin, pemberian oksigen murni, sildenafil serta tadalafil. 

Pada kondisi dan keadaan tertentu, proses pengobatan dan penyembuhan penyakit hipertensi pulmonan ini bisa dilakukan pembedahan secara medis Pembedahan ini dilakukan untuk meredakan tekanan/desakan di bagian kanan jantung. 

Dalam kondisi lain pula, pengobatan dan penyembuhan penyakit hipertensi pulmonan ini dengan melakukan transplantasi jantung atau paru-paru. Pada kondisi ini akan di lakukan hal tersebut jika pasien sudah mencapai keadaan hipertensi pulmonal idiopati. 

Tentu saja proses transplantasi ini harus dilakukan secara ekstra hati-hati dan pemeriksaan secara menyeluruh dan detail, Hal ini karena bisa saja muncul keadaan diaman tubuh akan menolak organ barunya itu, Dan justru akan membahayakan pasien.

SEMOGA BERMANFAAT

JANGAN LUPA SHARE YA..!!

Kenali Penyakit Darah Tinggi ( Hipertensi ) dan Cara Mengobatinya Sebelum Terlambat



Bahasan dalam artikel kesempatan ini yaitu mengenai Hipertensi atau lebih dikenal  dengan penyakit darah tinggi. Di mana penyakit darah tinggi ini cukup banyak diderita oleh beberapa orang terlebih mereka yang sudah dewasa. Bagaimana seorang dapat alami penyakit darah tinggi ini, mari simak penjelasan selanjutnya. 

Hipertensi atau penyakit darah tinggi yaitu satu kondisi kritis di mana berlangsung penambahan tekanan(desakan) pada dinding pembuluh darah arteri (pembuluh darah bersih). Hipertensi umum di kenal dengan penyakit darah tinggi. Tekanan darah tersebut adalah kemampuan darah dalam menghimpit dinding arteri saat dipompa oleh jantung untuk dialirkan ke semua badan. 

Tekanan pada darah yang memiliki kecenderungan bertekanan tinggi bisa mengganggu system aliran darah. Pada umumnya waktu melakukan pengecekan pada tekanan darah atau umumnya dikenal dengan sebutan pemeriksaan tensi darah, hasil bakal ditulis dengan dua angka. Contoh, kita ambillah contoh hasil tensi darah yang normal 120/80 mmHg. Angka 120 di sini merupakan nilai dari tekanan sistolik. 

Tekanan (Desakan) sistolik adalah desakan optimal karna keadaan ini berlangsung waktu jantung tengah berkontraksi atau memompa darah keluar. Sedang untuk angka 80 adalah merupakan nilai besaran dari tekanan/desakan diastolik. Di mana tekanan ini menunjukkan nilai tekanan pada darah saat paling rendah, biasanya pada kontraksi atau waktu jantung istirahat (relaksasi). mmHg adalah unit yang berati milimeter merkuri. 

Seorang dinyatakan mengalami penyakit darah tinggi jika hasil kontrol tunjukkan angka 140/90 mmHg atau lebih tinggi. 

Penyakit darah tinggi ini bisa saja di alami oleh semua orang, baik usia muda maupun tua. Hipertensi atau penyakit darah tinggi adalah penyakit yang sangat beresiko serta memengaruhi beberapa besar masyarakat di Indonesia.

Penderita darah tinggi (hipertensi) mungkin saja tidak menyadari bahwa dirinya telah mengalami keadaan tekanan darah tinggi yang berbahaya, Hal itu sangat mungkin terjadi karena tidak ada tanda-tanda khusus pada penderita darah tinggi sebelum dilakukan pemeriksaan.

Dalam beberapa laporan medis, penderita penyakit darah tinggi ini mengalami komplikasi yang menyebabkan semakin bertambah nya penyakit dan semakin berbahaya terhadap kesehatannya.

Tanda-tanda Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)


Umumnya pasien penyakit darah tinggi akan tidak mengerti kalau mereka mempunyai tekanan/desakan darah yang cukup tinggi, karna keadaan ini umumnya tidak memunculkan tanda-tanda atau ciri apa pun. Pada keadaan yang cukup kronis, pasien penyakit darah tinggi ini mungkin saja mengalami hal berikut : 

  • Pusing serta sakit kepala 
  • Mual 
  • Pandangan kabur 
  • Kelelahan 
  • Telinga berdengin 
  • Mimisan 


Cepatlah periksakan diri ke dokter jika alami tanda-tanda atau ciri-ciri seperti itu. Periksakanlah dengan cara teratur tekanan pada darah anda minimum dalam 5 th. sekali.

Karna jika penyakit darah tinggi ini tidak selekasnya diatasi bakal menyebabkan komplikasi penyakit lain yang lebih serius. Sebagian komplikasi yang bisa berlangsung salah satunya : 

Serangan jantung atau stroke. 

Keadaan ini bisa berlangsung karna tekanan darah yang sangat tinggi bisa mengakibatkan pengerasan serta penebalan pada dinding arteri. 

Kerusakan pembuluh darah pada ginjal. 

Hal ini di akibatkan dari adanya tekanan darah yang sangat tinggi dan bisa menyebabkan terjadinya kerusakan pembuluh darah yang berukuran cukup kecil yang terdapat pada organ ginjal, Sehingga hal ini mengakibatkan organ ginjal tidak bisa bekerja dengan cara optimal. 

Aneurisme.

Satu keadaan di mana terjadinya perluasan yang berbentuk abnormal pada pembuluh darah arteri. Keadaan ini karena ada penambahan tekanan pada darah yang menyebabkan pembuluh darah arteri melebar atau menggembung.

Lama kelamaan pembuluh darah ini menjadi sangat lemah serta pada keadaan spesifik bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah ini. Pecahnya pembuluh darah ini adalah satu komplikasi yang sangat berbahaya, bahkan bisa menyebabkan kematian mendadak.

Sindrom metabolik 

Yakni satu keadaan di mana ada beberapa permasalahan kesehatan yang mencul dengan cara berbarengan. Seperti ada penambahan kandungan gula dalam darah dan tingginya kandungan trigliserida. Yang selanjutnya keadaan ini bisa tingkatkan penyakit kardiovaskular dan penyakit diabetes. 


Penyebab Terjadinya Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)


Berdasar pada pemicunya, hipertensi dibagi jadi dua, yakni hipertensi primer serta sekunder. Hipertensi primer yaitu jika penyebabnya atau aspek timbulnya penyakit ini tidak di ketahui dengan cara tentu. Sedang untuk hipertensi sekunder di mana penyebabnya bisa di ketahui dengan cara tentu seperti ada penyakit spesifik atau tengah konsumsi obat. 

Sebagian penyebab kemungkinan bisa mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi) sebagai berikut : 


Adanya Faktor Keturunan. Seseorang yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat kesehatan menderita penyakit darah tinggi (hipertensi) memiliki kecenderungan lebih besar dan berpotensi menderita penyakit darah tinggi pula. 

Umur. 

Umur merupakan faktor penyebab alamiah yang sangat mungkin menimbulkan penyakit darah tinggi seiring usia yang semakin tua, biasanya usia diatas 40 tahun lebih berpotensi mengalami hal tersebut. 

Kurang olah raga. 

Olahraga merupakan aktifitas penyeimbang metabolisme dan kesehatan tubuh, Pada orang yang kurang berolahraga detak jantung akan lebih cepat sehingga hal ini bisa menjadi pemicu terjadinya hipertensi (penyakit darah tinggi)

Berat Badan Berlebih (Obesitas). 

Pada tubuh yang memiliki berat badah berlebih maka asupan nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh akan lebih banyak dari biasanya, sehingga memicu terjadinya tekanan darah tinggi karena banyaknya volume darah yang dialirkan oleh jantung menyebabkan jantung lebih cepat terpacu.

Merokok 

Kebiasaan ini juga dapat menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan pada darah dalam tubuh. Efek yang di timbulkan dari merokok pun dapa mempersempit pembuluh darah arteri. Selain itu Pemakaian dan konsumsi obat spesifik seperti konsumsi obat pereda sakit atau pil KB. 

Ganguan Pada Ginjal

Ada penyakit ginjal atau ada masalah pada pembuluh darah terlebih arteri yang mengalirkan darah ke ginjal, hal ini bisa menjadi pemicu tekanan darah menjadi naik dan berpotensi menimbulkan penyakit hipertensi

Wanita hamil. 

Pada wanita hamil disarankan selalu untuk teratur melakukan pengecekan tekanan pada darah. Karna jika dalam keadaan hamil mengalami hipertensi, dapat membahayakan diri dan janin dalam kandungan, hal ini dapat menyebabkan masalah dan kerusakan pada plasenta. Dapat membahayakan janin dan beresiko terjadinya premature dan preeklamsia.


Langkah Menyembuhkan Hipertensi (penyakit darah tinggi)



Terapi dan proses penyembuhan hipertensi (penyakit darah tinggi) dilakukan berdasarkan penyebab/pemicu munculnya penyakit tersebut. Hal ini di maksudkan agar proses dan penanganan penderita hipertensi dilakukan dengan cara dan metode yang tepat.

Pada beberapa kasus hipertensi ringan, Dilakukan metode penyembuhan penyakit darah tinggi mulai dari merubah pola hidup menjadi pola hidup sehat. Diantaranya :

Mulai dari mengkonsumsi makanan yang sehat dengan gizi seimbang. Menghindari makanan yang berlemak serta mengurangi konsumsi garam pada makanan. Memperbanyak konsumsi sayur serta buah fresh. 

Melakukan olah raga ringan secara teratur dan rutin, paling tidak 30-40 menit setiap hari seperti lakukan yoga atau meditasi serta aktivitas olah raga yang lain. 

Jauhi merokok serta konsumsi alkohol dan kurangi minuman yang kaya cafein. 

Dengan metode diet sehat, hal ini bertujuan untuk menurunkan berat badan dan menstabilkan kinerja pada jantung. 

Sedangkan pada kasus penyakit darah tinggi yang tergolong berat tetap harus melakukan langkah diatas dan di bantu dengan pemberian obat tertentu dengan jangka waktu dan dosis tertentu pula, disesuaikan dengan seberapa parah penyakit darah tinggi tersebut.